bulshitz !
Bulshittz!
Tiada mentari yang lebih cantik ketika mengeliat di peraduannya
Juga tiada hati dan bibir tercantik
Menunggumu pagi, aku enggan!
Mengejamu pagi, aku malas!
Merindumu pagi, aku tersiksa!
Sayatnya buatku merintih sejadijadinya
Kamu pikir aku tak sakit!
Kamu pikir aku tak tersiksa!
Luka berceceran dengan darah yang tak pernah mengering
Telah sering meluka!
Lihat! Lihat lah!
Mengingatmu hanya benci
Kamu tahu gerimiz dibulan desember,
Aku menunggu kuburanku kering
Biar kau ziarahi
Biar kubaca benarbenar hatimu
Tapi bulshittz!
Ku muak dengan katakatamu
Tiap hari ku memuntah, biar tanpa sisa.
Gerimiz Desember, Jepara.2009

Posting Komentar