Kuingin samapi di rumahMu
Ku ingin sampai di rumahMu
Entah ku mulai dari sajak keberapa
Dari kumpulan kata yang tercecer di pelataran rumahMu
Dan kusampaikan setiap hela dan hasrat yang menjadikannya ada
Hingga subuhku tlah sampai,
Lalu ku menyapu semua debu yang tercecer
Dengan hati, ku berhati—hati
Agar tak tercecer meski sebutir
Kembali pada pagi,
Ku lewati pelataran rumahMu
Dan meninggalkan jejakku biar terbaca dari rumahMu ke rumahku
Besok aku tak perlu subuhsubuh terbangun dan menyapu,
Karna mata tlah rapat dengan tanah
Dan kini aku masih menghela,
Maka ku rapalkan doa sebelum tertutupnya mata
Mata kami
Mei yang panas, Jepara.2010

Posting Komentar