MALAM PADA KULIT GADIS ITU
Sepat terasa mata bengap dalam hujan
Dingin angin menerpa,
Membuat tubuhku menggigil dan gemerutuk berbelas
Aku mengingatimu pada malam-malam yang tlah kau beri
Dengan sejuta arak pada desah malam
Malam,11110
Kepadamu kukirimkan salam rindu pada malam-malam suci kita
Pada malam-malam pelangi bermata
Mata-mata pada sudut malam yang tak lengah melihatmu…
Aku pernah bercerita tentang malam yang tak bersahabat denganku
Malam yang meracuni setiap saraf otakku tentangmu
Tentang malam bersamanya
Menghabiskan senda tawa halusnya perkulitan gadis itu
Itukah cinta yang kau suguhkan?
Ketika malam tlah berganti
Malam berlari
Kulit gadis itu tak tersentuh lagi
Kau datang dengan bisik rindu menjelma angin yang tiba-tiba menyibak jendela kamarku
Aku letih,
Sudah terlalu malam kau datang,
Percuma!
Aku tidak mempercayaimu seperti kupu-kupu pada bunga yang setia
Tak sekedar hinggap pada tangkai, pada bunga, pada daun
Bersama mentari kau datang lagi menyibak selambu jendela kamarku
Jauh-jauh bersama mentari yang setiap waktu kan kau tunggui pagi untuk bisa menyambutku lagi,katamu
Kembali pada malam, ku mengingatinya tak henti pada kulit gadis itu
******

Posting Komentar