PEREMPUANKU
Aku tlah sampai dimana tak ada keberadaanku, juga takkeberadaan dirimu
meski bekas senyumanmu mengundang, bekas tangis yang memeking dan semakin peking
aku ada tanpa keberadaanku juga keberadaanmu,
dimana tlah ada cerita dari jalan sampai ketempat dimana aku takberada juga keberadaanmu
aku belum sempat memintamu tinggal,
aku juga belum sempat meminang,
senyuman tipismu harus kulekat dalamdalam
bersama merah dibibirmu,
hatimu yang prnah terluka,
dari bibirku yang menyuat tanpa peduli
perempuanku,
aku masih ditempat dimana aku takberada juga keberadaanmu
aku menyesali tangismu yang terus memeking,
aku lakilaki yang takpernah mengerti sebentuk wanita
dari perempuanku sendiri,
perempuanku yang tlah takberada lagi denganku,
seperti hujan yang pasti reda,
tangismu tlah kering
dan sekarang aku yang memeking,
[sesalku buatku smakin mencintaimu, tapi kau tlah takberada]

Posting Komentar